maap nih numpang cp.. hehehhee
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Maaf kalo ini dianggap sampah dan ga' penting..tapi cuma mau share aja dan
tanya pendapat mas2 dan mbak2 sekalian..
Monggo dibaca dulu..
Adik wanita saya jatuh cinta pada seorang pria. Sayangnya pria ini mencintai
wanita lain,
dan tidak berminat pada adik wanita saya, padahal adik saya cukup cantik,
pandai dan baik.
Adik saya berusaha menarik pria (A) tersebut dengan memberi perhatian,
terkadang memasak untuk dia,
dan lainnya. Tapi pria ini tetap tidak bergeming. Pada saat yang bersamaan,
ada pria mencintainya.
Adik saya tidak tertarik dengan pria ini (B). B tidak peduli, dia tetap
memberikan perhatian,
mau mendengarkan, memberikan hadiah-hadiah seperti bunga, coklat, dll.
Sebetulnya ada
wanita lain yang mengejar pria B, tapi sayangnya si pria B tidak bergeming.
Matanya hanya
melihat adik saya. Karena itulah, akhirnya adik saya memutuskan untuk
menikah dengan pria B.
Setelah pernikahan, mereka dikarunia beberapa anak, dan adik saya makin lama
makin bahagia.
Suaminya selalu menempatkan dia pada urutan nomor satu, memberikan
hadiah-hadiah dan kejuta-kejutan manis,
memasak untuk dia, selalu ada sebagai tempat curahan, memberikan kebutuhan
adik saya lahir dan batin.
Tentunya sebagai wanita, adik saya menjadi jatuh cinta dan semakin cinta
dengan pria tersebut.
Cerita kedua adalah teman wanita saya. Dia mencintai seorang pria (C). Pria
C ini sangat ganteng.
Banyak menarik perhatian wanita, termasuk teman wanita saya. Dia mengejar
pria ini tanpa mengenal lelah,
memberikan perhatian, berkunjung ke rumah pria tersebut, bergaul dengan
teman-temannya.
Tapi pria C tidak mencintai teman wanita saya, dia mencintai wanita lain.
Karena satu dan lain hal, akhirnya teman wanita saya berhasil menikah dengan
pria C, walaupun pria ini tidak mencintai dia.
Dia memiliki pria ini sekarang. Setelah pernikahan, wanita ini bertambah
kurus,
mukanya tidak berseri, dan selalu terlihat tertekan. Dalam pernikahannya,
pria C tidak pernah memberikan perhatian,
terkadang pulang malam, dan mempunyai wanita lain dalam pernikahan.
Kehidupan pernikahannya tidak bahagia. Dia mencoba dengan menambahkan anak,
tetap pria C ini tidak peduli setelah mereka mempunyai lebih banyak anak.
Hati dan pikiran pria ini selalu pada wanita lain, wanita yang dicintainya.
Kesimpulan yang saya dapat dari kisah diatas adalah
Pria adalah mahkluk yang berinisiatif dalam percintaan, pria suka mengejar,
dan mendapat.
Sedangkan wanita adalah mahkluk yang bisa belajar untuk jatuh cinta atau
bisa jatuh cinta kemudian apabila diperlakukan dengan baik dan penuh cinta.
Jadi dalam pernikahan idealnya memang kedua pihak saling mencintai. Tapi
jika tidak,
alangkah baiknya jika pria yang mencintai terlebih dahulu, karena cinta
seorang pria tidak bisa dibangun.
Dan jika pria mencintai seorang wanita, percayalah memang dia akan
menempatkan wanita tersebut seperti ratunya,
berusaha memberikan yang terbaik dan selalu berusaha membahagiakan wanita
tersebut.
Sebagai wanita, ingatlah untuk memilih pria yang mencintai kita. Tentunya
setidak menariknya seorang wanita, pasti setidaknya ada seorang pria pernah
menyatakan suka pada wanita tersebut
Gimana menurut juragan sekalian??
ada yang berpendapat lain??[?][?][?][?]
--
Best Regard
copas dari :
ryo.system@gmail.com
http://www.funsmedia.co.cc
setujuuuu..
BalasHapusbeen there done that :D
yang punya artikel datang..heehee
BalasHapusohhh ada yang punya artikelnya tohh?? hehehhee.. numpang copas yee.. coz inspired banget sih
BalasHapus